Rabu, 25 Februari 2015

CARA MENGHITUNG TINGGI ANTENA 


1. Setelah kita punya aplikasinya, kita buka aplikasi tersebut, dan ini tampilan awal googlearth .


 
2. Untuk cari lokasi yang akan kita dirikan tower, ketikkan saja di “Search” pojok kiri atas.  Saya mengambil contoh smk n 1 ngawen dan smk n 1 Rota Bayat sebagai sasaran.


 
3. Setelah hasil pencarian Smk n 1 Ngawen ditemukan, klik gambar pin untuk mengunci lokasi tersebut kemudian  atur nama dan Ketikkan hasil derajat arah ke kolom yang besar .


 
4. Kemudian cari lokasi kedua yang akan dituju, saya setting di Smk n 1 Rota sebagai repeater dan Smk N 1 Ngawen sebagai pemancar signal.


 
5. Setelah hasil pencarian Smk n 1 Rota ditemukan, klik gambar pin untuk mengunci lokasi tersebut kemudian  atur nama dan pindahkan hasil derajat arah ke kolom yang besar .


 
6. Selanjutnya klik menu Ruler yang berada di bagian atas peta maka akan muncul kolom kecil tersebut. Atur satuan jaraknya yaitu “Kilometer”. Ruler digunakan untuk menghubungkan lokasi satu ke lokasi satunya dan sekaligus menghitung jaraknya.



 
7. Setelah masing-masing titik koordinat terhubung,akan muncul kolom jarak kedua lokasi tersebut.


 
8. Setelah tahu jarak kedua lokasi, kita masuk ke perhitungan ketinggian antenna yang dibutuhkan, masuk mikrotik Indonesia dan isikan hasil jarak tadi.


 
9. Setelah mengisikan jarak, isi juga frekuensi dengan 2400 Hz,tinggi penghalang dikira-kira 13 meter kemudian “hitung”. Akan muncul hasil ketinggian Tower yang harus dipasang.






1 komentar:

Contact Person

Email : fericintasetia@gmail.com BBM : 53ebfe04 Facebook : Feri Xaverius Twitter : @Feri_khamdani

Sample Text

Total Tayangan Halaman

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget